natalia
Jumat, 15 Maret 2013
Lucifer 2
“
Kalian semua harus ingat, kekuatan yang kalian miliki adalah untuk melawan
kejahatan. Kalian tidak boleh mempergunakan kekuatan kalian untuk kepentingan
pribadi. Bagaimanapun kalian dianugerahi kekuatan tersebut agar kalian mampu
membantu orang lain. Apa kalian mengerti “ jelas Ibu Rebeca, Kepala Sekolah.
“ Jadi
bu, kekuatan yang kami miliki itu berbeda-beda dong “ sela Atom.
“
Tentu saja Atom. Seperti Daniel dia memiliki kekuatan pada tenaga dan mampu
menembus benda-benda listrik. Dia juga mampu terbang dan berlari dengan cepat.
Declan memiliki kekuatan mengendalikan udara. Celine memiliki kuatan untuk
menyihir hati seseorang dan semuanya kalian sepuluh orang ini harus saling
menjaga rahasia tentang kekuatan kalian “ pesan ibu Rebeca.
“ Mana
mungkin gue ga’ manfaatkan apa yang gue punya “ bisik Celine pada Diandra teman
disampingnya.
“
Baiklah kelas pengendalian kekuatan hari ini selesai. Silahkan kembali ke rumah
dan jangan bernuat hal yang aneh-aneh “ perintah Ibu Rebeca lagi.
Semuanya
keluar dan akan pulang ke rumah masing-masing. Celine mencegat semuanya agar
tidak langsung kembali ke rumah.
“
Hm, . . gimana kalau kita test kekuatan kita, sejauh mana keberhasilannya, kita
kendalikan “ usul Celine.
“ Gue setuju. Paling enggak kita lihat hasil belajar
kita dengan ibu Rebeca “ sambung Viola.
“
Tapi bukannya ibu Rebeca bilang, kita ga’ boleh menggunakan kekuatan kita untuk
kepentingan pribadi “ protes Diandra.
“ Aduh Diandra, kamu itu bodo’ atau polos sih, beda
dong kita test kekuatan dengan keperluan pribadi “ sanggah Celine.
“
Gue mau pulang “ ucap Daniel yang akan segera berlalu pergi.
“
Eh, Daniel sayang, jangan pergi dulu “ cegat Celine.
“
Gue malas dekat-dekat sama elo “ jawab Daniel
Daniel
dan teman-temannya ikut pergi meningggalkan Celine dan kedua temannya. Terlihat
sekali wajah Celine yang kesal. Begitu kesalnya dia mengeluarkan kekuatan
supernya untuk membuat keadaan disekeliling menjadi berantakan.
“
Celine berhenti! “ ungkap Diandra sambil menahan kemarahan Celine dengan
kekuatannya. “ Kalau kamu gunakan kekuatan kamu disini, nanti ada yang lihat
kamu “ ungkapnya lagi.
“
Gue ga’ peduli “ jawaab Celine dengan kesal.
Celine
memang sangat sulit dikendalikan jika dia sedang marah. Damon yang melihat itu
segera berlalu pergi meninggalkan Celine. Damon hanya memasang perisai
pelindung agar tidak ada yang melihat Celine. Damon terus berjalan menyusuri
korodor kelas, sampai langkahnya terhenti memandang Ana yang sedang duduk di
depan kelas 1-A. Damon mendekati Ana dan duduk di sampingnya.
“
Hai “ sapa Damon.
Ana
hanya terdiam dan sibuk memandang ke bawah. Entah apa yang dipandangnya, tetapi
Damon tidak kehabisan akal.
“
Waktu pertama kali lo’ datang ke sekolah ini, tepatnya dua bulan yang lalu. Gue
merasakan hal aneh pada diri lo’, tapi gue pikir itu hanya perasaan gue saja.
Tetapi kemudian semakin gue sering perhatikan elo, gue sadari elo emang berbeda
“ cerita Damon
“
Sebenarnya elo mau bilang apa? “
***
Ingat ya : cerita ini hanya fiktif dan karangan belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, sifat dan latar belakang serta yang lainnya, itu adalah sesuatu yang tidak disengaja.
Like him
What do you think,..if a man like a Cho Kyu Hyun from Suju...come to you...
He Say : Can you stop a moment and look at my existence...?
Wow..you must be flying..or..happy...
No...you must be dream....
Look Him...
He's so long....
Men only shining star and you can see in the dark night..
The light is always there but not always shine brightly..
because he wasn't a star at all times...
But,..can you keep smiling like this when you're nobody....(geuleona dangsin-eun-amudo eobsgo ttaei gat-eun misoleul yujihal suissseubnida..)
Because i love you not because you're a shining star...
But because you smile that shines like a star...
(for he's...to completed my injuries row).................
Kamis, 14 Maret 2013
Lucifer 1
“
Mama . . . ngapain sih? “ tanya seorang anak perempuan kepada ibunya.
“ Sayang,
kita itu harus melakukan berbagai cara agar dapat sayap malaikat sayang. Hanya
ini cara satu-satunya agar kita dapat kembali ke kerajaan. Kamu juga nanti
harus melakukan hal yang sama Ana “ jelas sang ibu pada anaknya yang bernama
Ana.
“
Mama, papa, Horri, . . . kenapa kalian semua tugasnya sama, sementara aku
berbeda dengan kalian “ protes Ana.
“
Ana, kita ini seorang Lucifer, dan
kita terusir dari Kerajaan neraka karena kesalahan ayahmu, yang sembarangan
maasuk ke dalam Gereja. Cara satu-satunya mengembalikan kita ke kerajaan adalah
dengan mendapatkan sayap malaikat itu “ jelas ibu.
“
Tapi ma, lihatlah para malaikat itu, mereka kesakitan ketika mama melepas
sayapnya dengan paksa. Sayap itukan menyatu dengan tubuh, jadi pasti sakit
ketika dicabut “
“
Itulah kebodohan para malaikat yang masih percaya bahwa Lucifer seperti kita dapat mengubah diri dan patuh pada pemilik
kerajaan surga “
“
Aku juga mau bekerja seperti kalian, aku ga’ mau mencari anak manusia sebagai
korban penumbuh sayap. Lagi pula mama saja ga’ ngerti gimana caranya
menggunakan manusia untuk menumbuhkan sayapnya, masih saja tetap dilaksanakan “
“
Sayang, hanya kamu yang belum pernah mengumpulkan jiwa yang tersesat, makanya
kamu yang paling tepat menjalankan tugas ini. Karena kamu belum pernah
mengumpulkan jiwa yaang tersesat, otomatis sayap kamu belum berubah menjadi
hitam seperti kami “
“
Mama, sayap aku saja belum ada, bagaimana mama tahu kalau aku bisa bawa kalian
kembali ke kerajaan dengan sayap aku “
“
Asalkan kamu mampu menjaga seorang anak manusia dan bersabar, pasti kamu akan
lihat sayap kamu tumbuh perlahan-lahan “
“
Mama yakin sekali, kenapa ga’ Horri aja yang mengerjakan semuanya. Kita sudah
di dunia ini hampir setahun lebih dan kita belum menemukan sama sekali, siapa
yang bisa aku lindungi. Pindah sekolah sudah hampir dua puluh kali, tetapi
belum juga menemukan orang itu “
“
Kita harus mencoba Ana, asalkan kamu tidak memiliki rasa belas kasih, kamu
dapat membantu keluarga. Kamu harus rajin melihat gelang kamu, jika gelang itu
berbunyi artinya orang itu tepat untuk kamu lindungi. Orang itu sedang berada
dalam bahaya dan kamu harus menolongnya. Buatlah dia percaya bahwa kamu seorang
malaikat, bukan Lucifer “
Ana
memandang sejenak malaikat yang disekap oleh ibu dan kemudian dengan paksa
mengambil sayap para malaikat putih. Keluarga Ana adalah seorang Lucifer atau yang lebih dikenal dengan
nama Keluarga Iblis. Keluarga Ana hidup di kerajaan Neraka dan bertugas
meembawa jiwa-jiwa yang tersesat ke dalam neraka, hidup kekal selamanya bersama
para Lucifer.
Suatu
hari Ayah Ana bertugas membawa lima puluh jiwa untuk korban persembahan kepada
Raja Neraka. Semuanya berjalan dengan lancar sampai akhirnya ayah sampai pada
korban yang terakhir. Untuk mendapatkan korban terakhir, ayah menyamar menjadi
manusia. Dia mendekati seorang lelaki tua yang hampir meninggal. Ayah berniat
akan membawa jiwanya ke dalam neraka. Tetapi kejadian yang buruk menimpa ayah.
Ayah justru terbawa masuk ke dalam gereja karena mengikuti lelaki tua.
Seorang
Lucifer paling pantang memasuki tempat
suci. Itu akan berakibat tubuhnya terbakar dan semuanya jiwa yang telah
dibawanya ke dalam neraka kembali ke surga. Hal ini karena para Angel percaya
bahwa dengan memasuki gereja, Lucifer
akan dapat berubah menjadi berhati baik. Sayangnya semua itu hanya mitos dan
untuk mempertanggung jawabkan semua tindakan ayah, Raja Neraka menghukum
keluarga Ana untuk ke dunia yang fana, mencari seribu jiwa untuk dipersembahkan
ke neraka. Dan mencari lima puluh malaikat Tuhan untuk dijadikan Lucifer.
“
Aku pergi sekolah dulu ma “ pamit Ana
“
Hati-hati sayang “
Ana
pergi ke sekolah dan memandang sekeliling sekolahnya ketika baru sampai. Sebuah
motor melintas di depan Ana dan membuat Ana terkejut. Ana hanya menatapnya
kemudian membaca mantra. Tidak berapa lama kemudian orang di motor tersebut
jatuh. Ana tersenyum dan hanya melewati pengendara motor itu.
“
Eh, kenapa lo’. . . jatuh “ goda temannya dari atas motor.
“
Sialan, kok gue bisa jatuh ya “ pikir pengendara motor tersebut yang jatuh.
Laki-laki
itu segera berdiri dan kembali menaiki motornya. Mereka memparkir motornya dan
berjalan menuju kelas mereka.
“
Daniel . . . “ panggil seseorang.
“
Wez . . . Celine tu’ . . . Bidadari elo datang tu’ . . .” goda temannya lagi.
“
Atom, sekali lagi lo’ ganggu gue, . . gue buat nyesel lo’ “ hardik Daniel
“
Sabar Daniel sayang”
“
Daniel sayang “ sapa Celine sambil merangkul daniel.
“
Apa-apaan sih lo’ malu-maluin saja megang-megang gue “ tungkas Daniel sambil
melepas pegangan tangan Celine.
“ Aduh,
kenapa sih, kita ‘kan pacaran Daniel “
“
Eh . . tolong dicatat ya, MANTAN . . .”
“
Aduh Daniel, aku itu masih cinta sama kamu “
“
Idih, dari pada gue pacaran sama nenek lampir kaya’ elo . . . mendingan gue
pacaran sama setan saja kali . . . iblis
sekalian . . .idih . . “ ceplos Daniel.
Ana
yang sedari tadi memperhatikan parkiran tidak menyadari sebuah bola melayang ke
arahnya. Bola tesebut tepat mengenai Ana ketika dia akan beranjak pergi. “
Krincing . . krincing . . . krincing . . . krincing “.
“
Auw . . . “ teriak Ana sambil memegang kepalanya. “ Aduh siapa ne yang nimpuk’
kepala gue “ hardik Ana kesal.
“
Maaf mbak ga’ sengaja “ jawab anak dari lapangan basket sambil mengambil bola.
Ana
meninggalkan parkiran dengan kesal sementara Daniel dan teman-temannya juga
ikut meninggalkan Celine.
“
Heran gue gimana elo dulu bisa pacaran sama Celine “ tanya Ryan ketika sampai
di dalam kelas.
“
Itu adalah kesalahan terbesar dalam hidup gue pacaran sama orang seperti dia “
jawab Daniel. “ Eh, . . Ana gimana kepala elo, masih sakit dilempar bola? “ goda
Daniel pada Ana yang duduk di bangku depannya.
“
Coba saja kalau mau tahu rasanya “ jawab Ana ketus.
“
Elo itu jadi cewe’ jangan jutek-jutek, ntar ga’ ada orang yang mau dekat sama
elo “ nasehat Daniel.
“
Buktinya elo masih mau ngomong sama cewe jutek kaya’ gue “ jawab Ana sambil
menatap tajam mata Daniel dan segera menatap ke depan.
“
Ih, . . mata elo kaya mau makan gue deh. Elo keturunan Setan ya,. . . ga ini
lebih seram dari itu. Elo iblis ya “ ganggu Daniel lagi.
Ana
tersentak kaget tetapi dengan cepat dia menguasai dirinya agar tidak terlihat
terlalu kaget. Tidak beberapa lama kemudian pelajaran pun dimulai dan semuanya
dengan serius mengikuti pelajaran. Ketika waktu menunjukkan pukul delapan semua
siswa segera bergantian pakaian karena ada pelajaran olahraga.
“
Elo itu ya suka banget ganggu anak-anak, ntar kena batunya loh “ tegur Declan.
“
Yaelah kalian tahu sendiri Ana itu orangnya gimana. Kita ganggu seratus kali
juga dia tetap seperti itu. Nyantai saja kali
“ bela Daniel.
“
Semuanya berkumpul di lapangan dan lari keliling lapangan sebanyak 4 kali
putaran “ perintah guru olahraga.
Semua
siswa mengeluh,tetapi kemudian dikerjakan pula. Ana berlari seperti biasanya
ketika tiba-tiba Daniel dan teman-temannya melintas di depannya memotong Ana.
Krincing. Ana hanya terdiam dan sejenak tidak sengaja melihat tali sepatu
Daniel yang terlepas.
“
Jatuh ntar itu orang “ ucap Ana
Ana
hanya memperhatikan dari belakang dan ternyata benar, Daniel tersandung tali
sepatunya dan hampir terjatuh. Ana segera berlari dan menolongnya.
“
Makanya sebelum olahraga, lihat-lihat dulu itu sepatu “ pesan Ana sambil
menolong Daniel.
“
Makasih “ jawab Daniel.
Ana
segera melanjutkan berlari mengelilingi lapangan dan setelah selesai pelajaran
olahraga, mereka kembali belajar seperti biasanya. Ketika akan pulang Ana
seperti mendengar gelangnya berdering
tetapi ketika dilihat ternyata hanya perasaannya. Celine dengan teman-temannya
beserta Daniel melintasinya. “ Krincing . . .krincing . . .krincing . . . “ itu
suara gelangnya.
***
Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama, karakter, latar belakang dan yang lainnya, itu adalah sesuatu yang tidak disengaja.
Hidup itu misteri
Hidup itu Misteri (Life Is Mystery)
Siapa bilang..? (say who..?)
Hidup itu bukan misteri. Kita selalu tahu apa yang akan terjadi, jika kita mampu memahami apa yang kita lakukan saat ini. Sebagian besar mengatakan bahwa seorang anak yang nakal dan tidak dapat di atur pada saat muda, ketika dia dewasa nanti akan menjadi orang yang sukses (sebagian besar penelitian mengatakan demikian).
sebenarnya perumpamaan anak nakal diatas, jika kita mampu menganalisis dengan baik dan seksama, anak nakal akan menjadi orang sukses. sifat dasar seorang anak yang nakal adalah rasa penasarannya terhadap sesuatu lebih tinggi dibandingkan dengan orang normal atau orang yang biasa-biasa saja. jika sifat itu mampu diaplikasikannya dalam menentukan masa depannya secara positif, pastilah dia akan mendapatkan hasil yang baik. tetapi jika hal itu justruu di aplikasikannya pada hal yang negatif, jawabannya hanya ada dua hal:
1. Dia akan menjadi semakkin terpuruk, meninggal dengan hanya meninggalkan banyak cerita kelam
2. Hal itu akan menjadi cambukan bagi dirinya untuk dapat membuktikan kepada orang lain, bahhwa orang seperti dia mampu menjadi orang yang sukses dengan apa yang dimilikinya dalam keterbatasan.
Misteri tidak selalu dapat dipecahkan dengan akal sehat. karena dalam setiap perjalanan misteri, selalu ada masalah yang harus kita lewati. masalah itu adalah sesuatu hal yang berjalan tidak sesuai dengan keinginan. jika hidup bukanlah misteri, anggaplah masalah yang terjadi saat ini adalah jalan bagi kalia untuk dapat mencapai sesuatu yang lebih baik suatu saat nanti.
so, sobat, apa yang kalian risaukan, jika planning punya...
lanjutkan saja...misteri bukan masalah jika kalian punya pilihan...
kita ketemu di artikel aku selanjutnya ya....
Sinar Bintang
matahari terbit dari sana...
entah pancarannya sampai kemana...
aku hanyut dalam sinarnya....
yang membuat aku terpana...
Dia bukan matahari...
dia hanyalah bintang yang terang di tengah malam...
aku tertidur ketika dia bersinar...
aku terbangun dan hanya menatap matahari....
Bulan itu hadir menyadarkanku....
betapa indahnya langit malam...
ku buka mataku ketika terang malam bersinar...
ku rasakan sinar itu menyapa...
Dia memang sangat indah..
dia lebih bersinar indah senantiasa....
matahari tak mampu buat dia pergi..
karena dia punya sinar sendiri...
entah pancarannya sampai kemana...
aku hanyut dalam sinarnya....
yang membuat aku terpana...
Dia bukan matahari...
dia hanyalah bintang yang terang di tengah malam...
aku tertidur ketika dia bersinar...
aku terbangun dan hanya menatap matahari....
Bulan itu hadir menyadarkanku....
betapa indahnya langit malam...
ku buka mataku ketika terang malam bersinar...
ku rasakan sinar itu menyapa...
Dia memang sangat indah..
dia lebih bersinar indah senantiasa....
matahari tak mampu buat dia pergi..
karena dia punya sinar sendiri...
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)
